Sejarah Desa Merbaun

Desa Merbaun sebutan sekarang melewati sejarah panjang dan dalam perumusan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa Merbaun ini,secara singkat disampaikan bahwa sebelum pembentukan desa gaya baru tahun 1968, Merbaun terbagi dalam tiga wilayah Pemerintahan yang pada jaman itu disebut Ketemukungan” yang membawahi beberapa kampung yaitu :

  1. Ketemukungan Baitiri, yang menguasai /memerintah di kampung Baitiri dan Nubraen yang dipimpin oleh Yonas Se’un Bureni kemudian diganti oleh Efradus Bureni
  2. Ketemukungan Tofa ,yang menguasai /memerintah di kampung Tofa,Ruanfenu,dan Nekmates, yang dipimpin oleh “Nikodemus Amtiran”
  3. Ketemukungan Puru, Dipimpin oleh “Penehas Amtiran”

Pada Tahun 1968, bentuk pemerintah Ketemukungan diganti dengan sebutan desa yang menggabungkan Ketemukungan Baitiri,Tofa,Puru menjadi satu Desa yaitu, “Desa Betapa” dan nama Desa Betapa digunakan kurang lebih Satu Tahun,dan diganti dengan Nama “ Desa Merbaun”hingga saat ini yang kemudian  berturut-turut   dipimpin oleh

  1. Abia Boimata ( Tahun 1968-1972)
  2. Nikodemus Amtiran (Tahun 1972-1977)
  3. Bernadus Boy Takoy (Tahun 1977-1993)
  4. Nikolas Fini Amtiran ( Tahun 1993-2002)
  5. Abdon Matta ( Tahun 2002-2007)
  6. Arnolus Naisanu ( Tahun 2007-2012)
  7. Nikson Kefi Amtiran ( Tahun 2012-2013) Sebagai PLT enam bulan dan Penjabat Kepala Desa selama  Tiga Bulan
  8. Abdon Matta ( Tahun 2014-2020)
  9. Yahya Otemusu ( Tahun 2020-2021) Sebagai Penjabat Kepala Desa Merbaun
  10. Fredik Rotes ( Tahun 2021-Sekarang)